TUGAS PRAKTEK OBSERVASI, WAWANCARA, KUESIONER DAN DOKUMENTASI


TUGAS PRAKTEK OBSERVASI, WAWANCARA, KUESIONER DAN DOKUMENTASI

LOKASI DAN WAKTU OBSERVASI
lokasi Observasi
dalam observasi ini penulis mengambil lokasi di Dsn. Jati Ds. Katerban Kec. Baron Kab. Nganjuk.
Pelaksanaan Observasi
Penulis hanya melakukan observasi dua kali dengan hari dan tanggal yang berbeda. Waktu yang digunakan, yaitu: Selasa, 14 April 2020 survei tempat. Rabu, 15 April 2020, melakukan kegiatan wawancara dengan narasumber serta melakukan narasumber.

SUBYEK OBSERVASI 
Subyek observasi yang dipilih penulis untuk menjadi narasumber observasi yaitu kakak klien, dan klien sendiri.

VARIABEL  OBSERVASI
Variabel observasi yang menjadi titik tolak penulis adalah Pengarus Rasa Percaya diri terhadap Prestasi Belajar di Dsn. Jati.

TEKNIK PENGUMPUL DATA
Instrumen pengumpul data dilakukan dengan wawancara yang melibatkan kakak dari klien, tetangga klien, si klien serta kuesioner untuk anak usia SMP di Dsn Jati.

HASIL OBSERVASI 
1. Observasi partisipan
Di dalam observasi partisipan ini pewawancara merasakan apa yang dirasakan si klien bahwa rasa percaya diri sangat menunjang prestasi belajar khususnya jika seorang guru menitikberatkan pada nilai keaktifan siswa. klien sangat kebingungan, berbicara sendiri(self talk), ekpsresi menahan kesal,  tatapan kosong dan sesekali memainkan jari.

2. Observasi nonpartisipan
Pewawancara melakukan pengamatan menurut narasumber 2 si klien merasa takut ketika presentasi di depan kelas, sering gugup. Dari pengamatan bahwa si klien belum bisa mengendalikan emosi, ketika diberi tugas selalu menundukkan kepala sebagai tanda setuju.. Menurut narasumber 2 si klien seorang pemalu dan pendiam.

*Keterangan :  klien         = klien
            Narasumber 1= kakak klien
            Narasumber 2= tetangga klien



WAWANCARA
Identitas wawancara
Topik : Pengaruh Rasa percaya Diri Terhadap Prestasi Belajar Siswa
Pewawancara : M.J
Narasumber : A.D.N.S
Waktu : masing- masing narasumber kurang lebih 30 menit, jadi narasumber kurang     lebih 90 menit
Pukul : 08.30-09.00 pagi
Tempat : Rumah klien/ narasumber

Identitas Klien
Nama : A.D.N.S
Tempat/Tgl Lahir : Nganjuk,.... April 2005
Pekerjaan : Siswa
Jenis Kelamin : Perempuan

Identitas Narasumber 1
Nama : P.N.S
Tempat/Tgl Lahir :Nganjuk, ..... Februari 2002
Pekerjaan : Siswa
Jenis Kelamin : Perempuan

Identitas Narasumber 2
Nama : S.M
Tempat/Tgl Lahir : Nganjuk, ..... maret 1987
Pekerjaan : Pedagang
Jenis Kelamin : Perempuan

1. WAWANCARA TERSTRUKTUR 
Adapun pedoman wawancara :
Identitas subyek
Etika
Penampilan fisik
Gerakan isyarat
Kontak mata
Hasil :
Aktivitas yang sedang dilakukan klien adalah belajar sambil bermain gadget. Dia adalah seorang yang pemalu. Sikap pemalunya disebabkan oleh kurangnya berinteraksi dengan keluarga.Dia memiliki sikap pemalu sejak kecil. Kemudian ketika ditanya tentang sikap PD menurut dia PD hanya dimiliki oleh anak- anak yang berani dan kuat dan sikap  PD bisa dibentuk dengan mengikuti ekstrakurikuler sekolah tapi realitanya dia anak yang pasif. Di sisi lain dia anak yang penakut, rasa takut itu muncul akibat sering dimarahi oleh orang tuanya. Ada salah satu peristiwa dimana dia melakukan kesalahan mungkin hanya sepele namun dibesar- besarkan yang mengakibatkan trauma yang mendalam. Kemudian ketika dalam lingkungan sekolah dia merasa bodoh kareana tidak setangkas teman- temannya. Akhirnya dia merasa nilainya menurun
Kemudian dari sudut pandang narasumber 2 dia seorang anak yang kritis namun tidak PD ketika harus berbicara di depan umum. Dia tidak PD karena dulu waktu kecil ketika dia lomba puisi ditengah- tengah pembacaan ada yang salh kemudian ada yang menertawakan sejak itulah dia menjadi anak yang tidak percaya diri.
Menurut sudut pandang narasumber 3 dia anak yang pendiam, cuek dengan lingkungan sekitar, suka mengurung diri di rumah, ada yang menganggap anak an sosial. Kemudian untuk pemenuhan kebutuhan sehari- hari sering belanja di indomart daripada di toko ataupun warung terdekat.
2. WAWANCARA TIDAK TERSTRUKTUR
Hasil :
Dalam wawancara tidak terstruktur ini pewawancara hanya memperoleh data bahwa klien tidak percaya diri disebabkan oleh kurangnya perhatian, adanya kekerasan, sikap minder, tidak ada dukungan dari keluarga dan lingkungan yang tidak mendukung.

KUESINONER

Angket Uji Coba Instrumen kepercayaan Diri
Angket ini dibuat untuk mengetahui tingkat Percaya Diri Siswa. Dalam angket ini tidak ada jawaban yang benar dan salah, maka jawablah pertanyaan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Setiap nomor mempunyai jawaban A,B,C,dan D.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju
Cara pengisian angket:
Beri tanda silang (X) pada salah satu alternatif jawaban A,B,C, atau D yang sesuai dengan keadaan Anda yang sebenarnya.
Selamat Mengerjakan
1.Ketika ada mata pelajaran yang tidak dimengerti saya mencoba memberanikan diri untuk bertanya.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

2. Saya merasa mampu mengerjakan suatu hal dengan baik.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

3. Saya mudah cemas dalam menghadapi persoalan hidup.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

4. Saya mudah bergaul dengan teman- teman yang lain.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

5. Saya merasa memiliki kelebihan yang bisa untuk dikembangkan.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

6. Saya sangat setuju merasa bahagia ketika saya mampu mengerjakan sesuatu sendiri.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

7. Saya berani mengerjakan soal di depan kelas
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju

8. Saya merasa malu terhadap apa yang saya lakukan.
a. sangat setuju b. Setuju c. Tidak setuju d. Sangat Tidak Setuju


DOKUMENTASI









Komentar